Selasa, 02 Juni 2009
Wanita Idaman Lelaki
Banyaknya wanita yang belum menemukan jodohnya, Sungguh suatu fenomena yang memprihatinkan. Pernikahan merupakan kebutuhan yang cukup mendasar, bisa dikatakan semua orang menginginkan dan merindukannya.
Terlepas dari jumlah wanita yang semakin membengkak, tentu tak luput dari faktor kriteria pilihan. Tak lagi dipungkiri bahwa lelaki memiliki setumpuk kriteria bagi calon wanita idamannya sebagai calon istri. Sehingga tidak jarang karena ketat dan tingginya kriteria mengakibatkan jodoh sebatas angan-angan aja.
Bunga, sekedar sebutan, usianya sudah merayap pada angka 40-an tahun. berulang kali proses pernikahannya gagal. Cantik memang tidak dimilikinya, tinggi juga kurang, kekayaan pun tidak bisa diharapkan, parahnya lagi dia juga bukan tipe wanita yang rajin mengkaji ilmu agama dan akhlak. Hari-harinya dilalui dengan penuh tanda tanya, "kapankah suami akan diperolehnya?".
Adakah Yang Menolak Istri sholeha?
Dari kasus Bunga diatas, sudah selayaknya kaum muslimah menggali potensi agar meningkatkan kualitas diri. Cantik dan moleknya tubuh sudah dari sananya, demikian juga dengan kecerdasan, tingkat sosial, dan semacamnya. Tetapi ada yang bisa dikembangkan sehingga menjadi muslimah berkualitas. Ilmu agama yang baik dan disertai dengan penempatan diri yang bijak, akan menghasilkan akhlak yang mulia. Tiada pilihan kecuali menjadi wanita sholeha.
Cantik, merupakan patokan utama yang umumnya jadi idaman kebanyakan orang, namun jika tidak disertai sifat kesholehan bisa berbahaya. Begitu pula dengan kepandaian atau kepintaran, akan merepotkan bila tidak disertai oleh akhlak yang baik, bisa menjadikan wanita yang panjang lidah, tidak sopan dan tidak beradab, atau selalu menjadi pembangkang.
Begitu pula yang berharta, tanpa bimbingan agama maka kekayaannya sering tidak membawa manfaat, bahkan sebaliknya menjadi bencana. Status sosial yang tidak dibarengi kualitas agama yang baik hanya akan memunculkan sifat keangkuhan.
Berbeda dengan Bunga, siapa yang tidak ingin menikah dengan wanita kaya, cantik, pintar dan terpandang, sholeha lagi!?
Inilah wanita idaman pilihan :
Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallam memberi tuntunan dalam memilih wanita idaman yang akan dijadikan sebagai istri. Bukan sekedar memilih yang pintar, tapi pria mesti pintar memilih dan wanita pun harus berlaku pintar agar menjadi sosok pilihan.
Rasulullah SAW menggambarkan beberapa sifat seorang wanita sholeha, pendek tapi cukup untuk menjadi pedoman bagi muslimah.
"Apakah kalian mau saya beritahu tentang simpanan seseorang yang yang paling berharga? Yaitu wanita salihah yang (suaminya) menjadi bahagia bila memandangnya, bila diperintah segera dipenuhi, dan bila suaminya tidak ada dia menjaga kehormatannya." (riwayat Ahmad)
1. Taat, seorang wanita yang terbiasa taat pada orang tua maka akan mudah taat pada suami. Selama perintah suaminya adalah ma'ruf (tidak menyelisihi syariat) dia segera melaksanakannya. Bila perintah tersebut tidak berkenan, akan dicarinya waktu yang tepat untuk meyakinkan suami agar mengurungkan perintahnya tanpa dibarengi bantahan, penentangan, atau pemaksaan kehendak.
2. Enak Dipandang, tidak harus cantik. Mengoptimalkan segala potensi yang dimilikinya seorang wanita akan membuat senang suami yang memandangnya. Dia akan mampu membuat suaminya merasa nyaman, tenang dan puas.
3. Cinta dan Pasrah, seorang pria tentu mengharapkan seorang istri yang mampu mencintai sepenuh hati dan bersikap pasrah. Wanita yang dalam berbuat dan bertingkah laku selalu berupaya menyenangkan suami dan menjauhi hal-hal yang mendatangkan kebenciannya.
4. Suka Membantu, wanita sholeha adalah yang selalu mengajak suaminya pada kebaikan agama dan dunianya. Bukannya memberatkan, namun justru mengingatkan suami untuk selalu berlaku taat pada Allah subhanahu wa ta'ala, serta memberikan saran dan pendapat demi kemajuan usaha sang suami.
Khadijah binti Khuwailid radhiyallahu 'anha, istri pertama Rasulullah SAW sekaligus ibu kita semua, merupakan teladan wanita pilihan. Beliau sumbangkan harta dan perhatiannya untuk perjuangan Rasulullah, menyantuni kerabat dan selalu menyambung silaturahmi. Akankah Anda mewarisi sifat dan perilakunya? Kalau ya, karenanyalah engkau dipilih!
By : Abu Zahra @ 5/10/2007
Kamis, 12 Februari 2009
Rabu, 28 Januari 2009
sistimatika wahyu
Materi pembinaan (mawad tarbawiyah) dalam buku ini adalah wasilah tarbiyah (media pendidikan), tazkiyah (penyucian) dan tarqiyah (peningkatan kualitas) bagi aktivis Hidayatullah secara mikro dan masyarakat yang memerlukannya secara umum. Materi merujuk referensi Al-Qur'an dan Al-Hadits, di samping bersumber dari para muassis dan masyasikh (pendiri dan pembina) Hidayatullah yang telah terbukti dengan ikhlas mentransfer ilmu dan nilai kepada para mutarabbi (anak didik).
Penyunting memformat semua materi dalam bentuk rasmul bayan (mind mapping, skema, peta pikiran) berbahasa Arab dan diterjemahkan secara singkat disertai dalilul nash (argumentasi tekstual) dari Al-Qur'an dan Al-Hadits serta Sirah Nabi pada masing-masing skema; dengan maksud agar pembaca lebih mudah dan akseleratif dalam menangkap substansi tema (maahiyatul maudhu').
bersambung.......
sistimatika wahyu
Materi pembinaan (mawad tarbawiyah) dalam buku ini adalah wasilah tarbiyah (media pendidikan), tazkiyah (penyucian) dan tarqiyah (peningkatan kualitas) bagi aktivis Hidayatullah secara mikro dan masyarakat yang memerlukannya secara umum. Materi merujuk referensi Al-Qur'an dan Al-Hadits, di samping bersumber dari para muassis dan masyasikh (pendiri dan pembina) Hidayatullah yang telah terbukti dengan ikhlas mentransfer ilmu dan nilai kepada para mutarabbi (anak didik).
Penyunting memformat semua materi dalam bentuk rasmul bayan (mind mapping, skema, peta pikiran) berbahasa Arab dan diterjemahkan secara singkat disertai dalilul nash (argumentasi tekstual) dari Al-Qur'an dan Al-Hadits serta Sirah Nabi pada masing-masing skema; dengan maksud agar pembaca lebih mudah dan akseleratif dalam menangkap substansi tema (maahiyatul maudhu').
bersambung.......
Film tentang haji di putar di seluruh America dan Eropa
Hidayatullah.com--Bulan Januari 2009 ini masyarakat penggemar film bisa menikmati sajian cerita tentang haji dengan teknologi layar lebar paling mutakhir. Gabungan produser film Arab dan Inggris yang telah bekerja sejak empat tahun berhasil mempersembahkan sebuah film paling indah di abad ini.
Menurut Kantor Berita Reuter edisi 23 Januari, film ini akan mengambil setting perjalanan Ibnu Batutah (Rihlah Ibnu Bathuthah) pada abad 14 yang memulai perjalanan dari Tangier, Maroko, hingga ke Arab Saudi.
Film ini nantinya akan menjadi film cerita semi dokumentar dengan tata warna indah dan pengerjaan yang seksama yang tujuannya memberi pemahaman masyarakat tentang haji.
"Empat tahun lalu, ketika kami memulai membuat film, kami ingin membawa cerita seseorang yang sampai di Mekah melalui kanvas raksasa IMAX, bioskop yang paling spektakuler di dunia dengan format ketinggian layar 25 meter, " kata Dominic Cunningham-Reid, produsen film ini.
"Kami inginkan campuran drama abad ke-14 dan kontemporer untuk menunjukkan masa lalu dan kini."
"Road to Mecca" (judul yang mirip pada buku karya wartawan Austria Leopold Weiss yang kemudian masuk Islam dengan nama Muhammad Asad) sudah selesai mengambil gambar jarak dekat dengan kamera IMAX dengan mempergunakan helikopter dengan jarak 200 meter dari medan Arafah, Mina, dan Masjidil Haram. "Kami mengetahui bahwa ini langkah pertama yang sulit merekam gambar dengan kamera IMAX," kata Dominic.
Film ini memang akan dijadikan sarana informasi tentang ritual Islam yang sangat berharga dengan masyarakat dunia agar bisa difahami sepenuhnya ajaran tersebut. "Kami hadirkan agama Islam dari jantungnya sendiri," katanya. Dengan cara pendekatan budaya semacam ini akan semakin mendekatkan umat islam dengan umat lainnya yang menjauh setelah tragedi WTC.
Karya Ibnu Bathuthah dipilih karena karya itu menggambarkan haji sangat dramatik. "Kami telah membaca karya Ibnu Bathuthah itu dan kesan saya yang sangat dramatis untuk divisualkan," kata Taran Davies, CEO Cosmic Picture yang menangani pembuatan film ini. "Ini merupakan persitiwa budaya tentang kemanusiaan dengan pesan yang kuat. Tujuan kami adalah untuk menciptakan kesadaran dan pemahaman kepada generasi berikutnya dan perdamaian dan pemahaman terutama bagi kalangan non-muslim."
Film ini dijadwalkan akan ditayangkan pertama kali di Dearborn, Michigan (AS) dan Paris pada bulan Januari ini dan pada bulan Februari di Toronto. Di Arab Saudi film ini juga akan diputar di satu-satunya bioskop yang ada di negara itu. Menyusul kemudian pemuyaran di semua negara di dunia, terutama negara-negara muslim. "Ini sebenarnya adalah hasil sebuah kolaborasi seniman dari berbagai negara dan agama yang berbeda ," jelas Davies.
Tampil sebagai bintang film ini adalah Chems Eddine Zinoun (Syamsuddin Zainun) yang memerankan Ibnu Bathutah, Hassam Ghancy, Nadim Swalha, dan Nabil Elouabhabi. Sementara bintang tamu aktor terkenal Ben Kingsley.
"Cerita ini adalah elemen penting film, dan bintang besar dapat menjadi selingan," kata Davies. Ironisnya, Zinoun, 28 tahun, sang pemain utama, meninggal pada 12 November 2008 beberapa hari setelah film itu selesai. Sehingga sang bintang tak menikmati filmnya sendiri.
Film ini melibatkan 85 tenaga seniman dan kalangan ahli dari 30 negara, terutama kalangan sejarawan yang piawai menggambarkan setting abad 14 Masehi. Menurut Davies, usai nonton film ini, orang Islam akan rindu untuk menunaikan ibadah haji. sementara bagi non-muslim akan semakin teguh memperdalam dan mengamalkan agamanya. Dari film ini akan tergambar kebesaran Tuhan dan kebenaran yang dijadikan ajaran-Nya.bab nahan diri ,, ;indahnya dapat menahan marah
Adakalanya, Rasulullah S.A.W. juga marah. Namun, marahnya tidak melampaui batas kemuliaan. Itu pun ia lakukan bukan karena masalah pribadi. Melainkan, karena kehormatan agama Allah.
Rasulullah S.A.W. bersabda, "Memaki-maki orang muslim adalah fasik (dosa), dan memeranginya adalah kufur (keluar dari Islam)." (HR. Bukhari)
Sabdanya pula, "Bukanlah seorang mukmin yang suka mencela, pengutuk, kata-katanya keji dan kotor." (HR. Turmudzi).
Seorang yang mampu mengendalikan nafsu ketika marahnya berontak, dan mampu menahan diri di kala mendapat ejekan. Maka, orang seperti inilah yang diharapkan menghasilkan kebaikan dan kebajikan bagi dirinya maupun masyarakatnya.
Bagi orang yang imannya telah tumbuh dengan suburnya dalam dadanya. Maka, tumbuh pula sifat-sifat jiwa besarnya. Subur pula rasa kesadarannya dan kemurahan hatinya. Kesabarannya pun bertambah besar dalam menghadapi sesuatu masalah. Tidak mudah memarahi seseorang yang bersalah dengan begitu saja, sekalipun telah menjadi haknya.
Orang yang demikian, akan mampu menguasai dirinya, menahan amarahnya, mengekang lidahnya dari pembicaraan yang tidak patut. Wajib baginya, melatih diri dengan cara membersihkan dirinya dari penyakit-penyakit hati. Seperti, ujub dan takabur, riya, sum’ah, dusta, pengadu domba dan lain sebagainya. Dan menyertainya dengan amalan-amalan ibadah dan ketaatan kepada Allah, demi meningkatkan derajat yang tinggi di sisi Allah S.W.T.
tisp-tisp mendidik anak sejak dini
Dari hasil pengamatan,wawancara dengan rekan kerja dan berdasarkan pengalaman sendiri,bahwa orang tua sangat besar peranya dalam mendidik anak, terutama pada anak-anak sejak kecil. Mendidik anak sejak dini sangat menentukan bagaimana perkembangan kedewasaan anak. Sebagai orang tua apapun tingkah lakunya akan dilihat oleh anak dan dijadikan contoh perilaku anak,baik yang baik maupun yang buruk sekalipun. Karena pada dasarnya anak berumur dibawah lima tahun rasa ingin tahu dan belajarnya sangat tinggi. Daya ingat bagi anak dibawah lima tahun sangat tajam dan sebagai orang tua sudah layaknya memberikan cotoh dalam kehidupan sehari-hari pada kegiatan-kegiatan yang positif. Sebagai contoh bila orang tua suka membaca, atau suka menulis atau suka berolah raga atau suka menonton film-film barat dan sebagainya,si anakpun cenderung akan mencontohnya. Karena itu berbanggalah orang tua bila bisa melakukan kegiatan-kegiatan positif seperti tersebut diatas sebagai contoh, nantinya akan menanamkan jiwa pada diri anak untuk suka menulis,menggambar,membaca dan lain-lain.
Berikut ini adalah beberapa tips mendidik anak sejak usia dini:
1.Berikan contoh dengan mengajaknya ikut serta pada kegiatan sehari-hari yang positif.
-Membersih ruangan rumah,Biasanya anak-anak yang suka bermain-main dengan mainanya akan membuat situasi berantakan di ruangan rumah, ajarkan pada anak untuk bisa membersihkan dan merapikan sendiri setelah selesai bermain.
-Membaca buku-buku bacaan. Buku-buku bacaan sebagai altenatif guru yang baik. Buku sebagai sumber ilmu yang tiada batas,banyak jenis buku yang bisa dibaca dan mebahas berbagai tema dan masalah.
-Membaca Majalah atau Koran,dengan membaca koran dan majalah akan menambah wawasan pada orang tua sehingga bisa mempunyai wawasan yang lebih luas dan bisa diajarkan.
-Membaca Kitab Suci.Dengan mendengarkan acaan kitab suci biasanya sianak akan memiliki spiritual yang lebih baik bila dewasa kelak.
-Menulis,Anak akan memperhatikan bila orang tua sedang menulis dan akan menirunya dengan coret-coret, biasanya didinding namun sebaiknya dibuku-buku yang telah disediakan orang tua,sehingga termasuk juga mengajarkan keapian dan kebersihan.
-Bagi keluarga yang punya halaman berumput, biasanya setiap bulan sekali rumput akan jadi panjang dan tidak beraturan, maka anak bisa diajari juga bagaimana merapikan halaman.
-Mencuci kendaraan,baik motor maupun mobil bila tidak terlalu kotor bisa dicuci sendiri dirumah, sekaligus mengajarkan anak bagaimana memperlakukan kendaraan.
-Mengajak kebengkel, biasanya anak akan senang bila diajak ikut serta kebengkel,dan biasanya akan menambah ide bagi si anak untuk lebih mengenal jenis kendaraan bermotor,bisa juga nanti menjadi idola sianak untuk berwiraswasta dengan membuka bengkel dan lain-lain.
2.Berikan contoh untuk mentaati waktu, Yaitu waktu bermain, waktu belajar dan waktu tidur. Biasanya anak dibawah lima tahun memerlukan waktu tidur lebih banyak dibandingkan dengan orang dewasa.Sehingga sebagai orang tua terutama Ibu harus bisa mengajarkan waktu-waktu kapan harus bermain dan kapan harus beristirahat. Hal ini dilakukan untuk kesehatan anak itu sendiri.
3.Menghindarkan anak-anak dari hal-hal yang bersifat buruk:
-Bertengkar didepan anak-anak, karena dengan bertengkar didepan anak-anak secara otomatis akan memberikan contoh kekerasan dalam keluarga didepan anak, sehingga bisa menimbulkan trauma psikis pada si anak itu sendiri.
-Membiarkan anak tidak disiplin, kadang didikan keras bisa membuat disiplin pada sianak,dengan dimanja anak tidak bisa mandii dan bertanggung jawab.
-Memukul anak secara langsung didepan anak-anak yang lain, akan mengakibatkan hilangnya rasa kepercayaan diri si anak.
-Bila Ayah sedang keras pada anak, dalam arti tujuan mendidik si ibu tidak boleh membela si anak, sebab bila dibela si anak tidak akan jera bila melakukan kesalahan. Sebaliknya bila Si Ibu sedang keras pada anak dalam arti mendidik,Sang ayah pun tidak boleh membela kesalahan pada anak,. Sehingga terjalin kerjasama mendidik anak yang baik dan seimbang.
-Jangan berikan tontonan baik berupa film-film kekerasan atau Sinotron drama yang bersifat cengeng dan mendramatisi, untuk menghindari anak dari sifat-sifat yang kurang baik dari dampak yang ditontonya.
4. Sisakan waktu bersama Anak-anak. Ditengah-tengah kesibukan sebagai orang tuan sisakan waktu untuk bermain bersama anak-anak,sehingga timbul rasa kasih sayang sekaligus pembelajaran pada anak.
5. Usia 7 tahun, bagi yang Moslem bila sampai belum Sholat ajarkan dengan sedikit keras, bisa dengan cambukan untuk mengingatkan anak agar segera sembahyang.
6. Diatas usia 7 tahun Anak akan bisa diberikan tangung jawab yang lebih,sehingga tidak terlalu merepotkan orang tua.
MENDIDIK ANAK TAAT SYARIAH
MENDIDIK ANAK TAAT SYARIAH
Ditulis oleh Farid Ma'ruf di/pada Februari 4, 2007
Oleh: Ummu Azkiya
Menjadi orangtua pada zaman globalisasi saat ini tidak mudah. Apalagi jika orangtua mengharapkan anaknya tidak sekadar menjadi anak yang pintar, tetapi juga taat dan salih. Menyerahkan pendidikan sepenuhnya kepada sekolah tidaklah cukup. Mendidik sendiri dan membatasi pergaulan di rumah juga tidak mungkin. Membiarkan mereka lepas bergaul di lingkungannya cukup berisiko. Lalu, bagaimana cara menjadi orangtua yang bijak dan arif untuk menjadikan anak-anaknya taat pada syariah?
Asah Akal Anak untuk Berpikir yang Benar
Hampir setiap orangtua mengeluhkan betapa saat ini sangat sulit mendidik anak. Bukan saja sikap anak-anak zaman sekarang yang lebih berani dan agak ’sulit diatur’, tetapi juga tantangan arus globalisasi budaya, informasi, dan teknologi yang turut memiliki andil besar dalam mewarnai sikap dan perilaku anak.
“Anak-anak sekarang beda dengan anak-anak dulu. Anak dulu kan takut dan segan sama orangtua dan guru. Sekarang, anak berani membantah dan susah diatur. Ada saja alasan mereka!”
Begitu rata-rata komentar para orangtua terhadap anaknya. Yang paling sederhana, misalnya, menyuruh anak shalat. Sudah jamak para ibu ngomel-ngomel, bahkan sambil membentak, atau mengancam sang anak agar mematikan TV dan segera shalat. Di satu sisi banyak juga ibu-ibu yang enggan mematikan telenovela/sinetron kesayangannya dan menunda shalat. Fenomena ini jelas membingungkan anak.
Pandai dan beraninya anak-anak sekarang dalam berargumen untuk menolak perintah atau nasihat, oleh sebagian orangtua atau guru, mungkin dianggap sebagai sikap bandel atau susah diatur. Padahal bisa jadi hal itu karena kecerdasan atau keingintahuannya yang besar membuat dia menjawab atau bertanya; tidak melulu mereka menurut dan diam (karena takut) seperti anak-anak zaman dulu.
Dalam persoalan ini, orangtua haruslah memperhatikan dua hal yaitu: Pertama, memberikan informasi yang benar, yaitu yang bersumber dari ajaran Islam. Informasi yang diberikan meliputi semua hal yang menyangkut rukun iman, rukun Islam dan hukum-hukum syariah. Tentu cara memberikannya bertahap dan sesuai dengan kemampuan nalar anak. Yang penting adalah merangsang anak untuk mempergunakan akalnya untuk berpikir dengan benar. Pada tahap ini orangtua dituntut untuk sabar dan penuh kasih sayang. Sebab, tidak sekali diajarkan, anak langsung mengerti dan menurut seperti keinginan kita. Dalam hal shalat, misalnya, tidak bisa anak didoktrin dengan ancaman, “Pokoknya kalau kamu nggak shalat dosa. Mama nggak akan belikan hadiah kalau kamu malas shalat!”
Ajak dulu anak mengetahui informasi yang bisa merangsang anak untuk menalar mengapa dia harus shalat. Lalu, terus-menerus anak diajak shalat berjamaah di rumah, juga di masjid, agar anak mengetahui bahwa banyak orang Muslim yang lainnya juga melakukan shalat.
Kedua, jadilah Anda teladan pertama bagi anak. Ini untuk menjaga kepercayaan anak agar tidak ganti mengomeli Anda—karena Anda hanya pintar mengomel tetapi tidak pintar memberikan contoh.
Terbiasa memahami persoalan dengan berpatokan pada informasi yang benar adalah cara untuk mengasah ketajaman mereka menggunakan akalnya. Kelak, ketika anak sudah sempurna akalnya, kita berharap, mereka mempunyai prinsip yang tegas dan benar; bukan menjadi anak yang gampang terpengaruh oleh tren pergaulan atau takut dikatakan menjadi anak yang tidak ‘gaul’.
Tanamkan Akidah dan Syariah Sejak Dini
Menanamkan akidah yang kokoh adalah tugas utama orangtua. Orangtualah yang akan sangat mempengaruhi tumbuh dan berkembangnya sendi-sendi agama dalam diri anak. Rasulullah saw. bersabda:
Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Ibu dan bapaknyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi. (HR al-Bukhari).
Tujuan penanaman akidah pada anak adalah agar si anak mengenal betul siapa Allah. Sejak si bayi dalam kandungan, seorang ibu bisa memulainya dengan sering bersenandung mengagungkan asma Allah. Begitu sudah lahir, orangtua mempunyai kesempatan untuk membiasakan si bayi mendengarkan ayat-ayat al-Quran. Pada usia dini anak harus diajak untuk belajar menalar bahwa dirinya, orangtuanya, seluruh keluarganya, manusia, dunia, dan seluruh isinya diciptakan oleh Allah. Itu sebabnya mengapa manusia harus beribadah dan taat kepada Allah.
Lebih jauh, anak dikenalkan dengan asma dan sifat-sifat Allah. Dengan begitu, anak mengetahui betapa Allah Mahabesar, Mahaperkasa, Mahakaya, Mahakasih, Maha Melihat, Maha Mendengar, dan seterusnya. Jika anak bisa memahaminya dengan baik, insya Allah, akan tumbuh sebuah kesadaran pada anak untuk senantiasa mengagungkan Allah dan bergantung hanya kepada Allah. Lebih dari itu, kita berharap, dengan itu akan tumbuh benih kecintaan anak kepada Allah; cinta yang akan mendorongnya gemar melakukan amal yang dicintai Allah.
Penanaman akidah pada anak harus disertai dengan pengenalan hukum-hukum syariah secara bertahap. Proses pembelajarannya bisa dimulai dengan memotivasi anak untuk senang melakukan hal-hal yang dicintai oleh Allah, misalnya, dengan mengajak shalat, berdoa, atau membaca al-Quran bersama.
Yang tidak kalah penting adalah menanamkan akhlâq al-karîmah seperti berbakti kepada orangtua, santun dan sayang kepada sesama, bersikap jujur, berani karena benar, tidak berbohong, bersabar, tekun bekerja, bersahaja, sederhana, dan sifat-sifat baik lainnya. Jangan sampai luput untuk mengajarkan itu semua semata-mata untuk meraih ridha Allah, bukan untuk mendapatkan pujian atau pamrih duniawi.
Kerjasama Ayah dan Ibu
Tentu saja, anak akan lebih mudah memahami dan mengamalkan hukum jika dia melihat contoh real pada orangtuanya. Orangtua adalah guru dan orang terdekat bagi si anak yang harus menjadi panutan. Karenanya, orangtua dituntut untuk bekerja keras untuk memberikan contoh dalam memelihara ketaatan serta ketekunan dalam beribadah dan beramal salih. Insya Allah, dengan begitu, anak akan mudah diingatkan secara sukarela.
Keberhasilan mengajari anak dalam sebuah keluarga memerlukan kerjasama yang kompak antara ayah dan ibu. Jika ayah dan ibu masing-masing mempunyai target dan cara yang berbeda dalam mendidik anak, tentu anak akan bingung, bahkan mungkin akan memanfaatkan orangtua menjadi kambing hitam dalam kesalahan yang dilakukannya. Ambil contoh, anak yang mencari-cari alasan agar tidak shalat. Ayahnya memaksanya agar shalat, sementara ibunya malah membelanya. Dalam kondisi demikian, jangan salahkan anak jika dia mengatakan, “Kata ibu boleh nggak shalat kalau lagi sakit. Sekarang aku kan lagi batuk, nih…”
Peran Lingkungan, Keluarga, dan Masyarakat
Pendidikan yang diberikan oleh orangtua kepada anak belumlah cukup untuk mengantarkan si anak menjadi manusia yang berkepribadian Islam. Anak juga membutuhkan sosialisasi dengan lingkungan tempat dia beraktivitas, baik di sekolah, sekitar rumah, maupun masyarakat secara luas.
Di sisi inilah, lingkungan dan masyarakat memiliki peran penting dalam pendidikan anak. Masyarakat yang menganut nilai-nilai, aturan, dan pemikiran Islam, seperti yang dianut juga oleh sebuah keluarga Muslim, akan mampu mengantarkan si anak menjadi seorang Muslim sejati.
Potret masyarakat sekarang yang sangat dipengaruhi oleh nilai dan pemikiran materialisme, sekularisme, permisivisme, hedonisme, dan liberalisme merupakan tantangan besar bagi keluarga Muslim. Hal ini yang menjadikan si anak hidup dalam sebuah lingkungan yang membuatnya berada dalam posisi dilematis. Di satu sisi dia mendapatkan pengajaran Islam dari keluarga, namun di sisi lain anak bergaul dalam lingkungan yang sarat dengan nilai yang bertentangan dengan Islam.
Tarik-menarik pengaruh lingkungan dan keluarga akan mempengaruhi sosok pribadi anak. Untuk mengatasi persoalan ini, maka dakwah untuk mengubah sistem masyarakat yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam mutlak harus di lakukan. Hanya dengan itu akan muncul generasi Islam yang taat syariah. Insya Allah. []
BOX:
Sembilan Tips Mendidik Anak Taat Syariah
Tumbuhkan kecintaan pertama dan utama kepada Allah.
Ajak anak Anda mengidolakan pribadi Rasulullah.
Ajak anak Anda terbiasa menghapal, membaca, dan memahami al-Quran.
Tanamkan kebiasaan beramal untuk meraih surga dan kasih sayang Allah.
Siapkan reward (penghargaan) dan sakgsi yang mendidik untuk amal baik dan amal buruknya.
Yang terpenting, Anda menjadi teladan dalam beribadah dan beramal salih.
Ajarkan secara bertahap hukum-hukum syariah sebelum usia balig.
Ramaikan rumah, mushola, dan masjid di lingkungan Anda dengan kajian Islam, dimana Anda dan anak Anda berperan aktif.
Ajarkan anak bertanggung jawab terhadap kewajiban-kewajiban untuk dirinya, keluarganya, lingkungannya, dan dakwah Islam. []
Al Waie edisi 64
Entri ini dituliskan pada Februari 4, 2007 pada 1:33 am dan disimpan dalam Dunia Jundiku. . Anda bisa mengikuti setiap tanggapan atas artikel ini melalui RSS 2.0 pengumpan. Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri.
MENDIDIK ANAK TAAT SYARIAH
MENDIDIK ANAK TAAT SYARIAH
Ditulis oleh Farid Ma'ruf di/pada Februari 4, 2007
Oleh: Ummu Azkiya
Menjadi orangtua pada zaman globalisasi saat ini tidak mudah. Apalagi jika orangtua mengharapkan anaknya tidak sekadar menjadi anak yang pintar, tetapi juga taat dan salih. Menyerahkan pendidikan sepenuhnya kepada sekolah tidaklah cukup. Mendidik sendiri dan membatasi pergaulan di rumah juga tidak mungkin. Membiarkan mereka lepas bergaul di lingkungannya cukup berisiko. Lalu, bagaimana cara menjadi orangtua yang bijak dan arif untuk menjadikan anak-anaknya taat pada syariah?
Asah Akal Anak untuk Berpikir yang Benar
Hampir setiap orangtua mengeluhkan betapa saat ini sangat sulit mendidik anak. Bukan saja sikap anak-anak zaman sekarang yang lebih berani dan agak ’sulit diatur’, tetapi juga tantangan arus globalisasi budaya, informasi, dan teknologi yang turut memiliki andil besar dalam mewarnai sikap dan perilaku anak.
“Anak-anak sekarang beda dengan anak-anak dulu. Anak dulu kan takut dan segan sama orangtua dan guru. Sekarang, anak berani membantah dan susah diatur. Ada saja alasan mereka!”
Begitu rata-rata komentar para orangtua terhadap anaknya. Yang paling sederhana, misalnya, menyuruh anak shalat. Sudah jamak para ibu ngomel-ngomel, bahkan sambil membentak, atau mengancam sang anak agar mematikan TV dan segera shalat. Di satu sisi banyak juga ibu-ibu yang enggan mematikan telenovela/sinetron kesayangannya dan menunda shalat. Fenomena ini jelas membingungkan anak.
Pandai dan beraninya anak-anak sekarang dalam berargumen untuk menolak perintah atau nasihat, oleh sebagian orangtua atau guru, mungkin dianggap sebagai sikap bandel atau susah diatur. Padahal bisa jadi hal itu karena kecerdasan atau keingintahuannya yang besar membuat dia menjawab atau bertanya; tidak melulu mereka menurut dan diam (karena takut) seperti anak-anak zaman dulu.
Dalam persoalan ini, orangtua haruslah memperhatikan dua hal yaitu: Pertama, memberikan informasi yang benar, yaitu yang bersumber dari ajaran Islam. Informasi yang diberikan meliputi semua hal yang menyangkut rukun iman, rukun Islam dan hukum-hukum syariah. Tentu cara memberikannya bertahap dan sesuai dengan kemampuan nalar anak. Yang penting adalah merangsang anak untuk mempergunakan akalnya untuk berpikir dengan benar. Pada tahap ini orangtua dituntut untuk sabar dan penuh kasih sayang. Sebab, tidak sekali diajarkan, anak langsung mengerti dan menurut seperti keinginan kita. Dalam hal shalat, misalnya, tidak bisa anak didoktrin dengan ancaman, “Pokoknya kalau kamu nggak shalat dosa. Mama nggak akan belikan hadiah kalau kamu malas shalat!”
Ajak dulu anak mengetahui informasi yang bisa merangsang anak untuk menalar mengapa dia harus shalat. Lalu, terus-menerus anak diajak shalat berjamaah di rumah, juga di masjid, agar anak mengetahui bahwa banyak orang Muslim yang lainnya juga melakukan shalat.
Kedua, jadilah Anda teladan pertama bagi anak. Ini untuk menjaga kepercayaan anak agar tidak ganti mengomeli Anda—karena Anda hanya pintar mengomel tetapi tidak pintar memberikan contoh.
Terbiasa memahami persoalan dengan berpatokan pada informasi yang benar adalah cara untuk mengasah ketajaman mereka menggunakan akalnya. Kelak, ketika anak sudah sempurna akalnya, kita berharap, mereka mempunyai prinsip yang tegas dan benar; bukan menjadi anak yang gampang terpengaruh oleh tren pergaulan atau takut dikatakan menjadi anak yang tidak ‘gaul’.
Tanamkan Akidah dan Syariah Sejak Dini
Menanamkan akidah yang kokoh adalah tugas utama orangtua. Orangtualah yang akan sangat mempengaruhi tumbuh dan berkembangnya sendi-sendi agama dalam diri anak. Rasulullah saw. bersabda:
Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Ibu dan bapaknyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi. (HR al-Bukhari).
Tujuan penanaman akidah pada anak adalah agar si anak mengenal betul siapa Allah. Sejak si bayi dalam kandungan, seorang ibu bisa memulainya dengan sering bersenandung mengagungkan asma Allah. Begitu sudah lahir, orangtua mempunyai kesempatan untuk membiasakan si bayi mendengarkan ayat-ayat al-Quran. Pada usia dini anak harus diajak untuk belajar menalar bahwa dirinya, orangtuanya, seluruh keluarganya, manusia, dunia, dan seluruh isinya diciptakan oleh Allah. Itu sebabnya mengapa manusia harus beribadah dan taat kepada Allah.
Lebih jauh, anak dikenalkan dengan asma dan sifat-sifat Allah. Dengan begitu, anak mengetahui betapa Allah Mahabesar, Mahaperkasa, Mahakaya, Mahakasih, Maha Melihat, Maha Mendengar, dan seterusnya. Jika anak bisa memahaminya dengan baik, insya Allah, akan tumbuh sebuah kesadaran pada anak untuk senantiasa mengagungkan Allah dan bergantung hanya kepada Allah. Lebih dari itu, kita berharap, dengan itu akan tumbuh benih kecintaan anak kepada Allah; cinta yang akan mendorongnya gemar melakukan amal yang dicintai Allah.
Penanaman akidah pada anak harus disertai dengan pengenalan hukum-hukum syariah secara bertahap. Proses pembelajarannya bisa dimulai dengan memotivasi anak untuk senang melakukan hal-hal yang dicintai oleh Allah, misalnya, dengan mengajak shalat, berdoa, atau membaca al-Quran bersama.
Yang tidak kalah penting adalah menanamkan akhlâq al-karîmah seperti berbakti kepada orangtua, santun dan sayang kepada sesama, bersikap jujur, berani karena benar, tidak berbohong, bersabar, tekun bekerja, bersahaja, sederhana, dan sifat-sifat baik lainnya. Jangan sampai luput untuk mengajarkan itu semua semata-mata untuk meraih ridha Allah, bukan untuk mendapatkan pujian atau pamrih duniawi.
Kerjasama Ayah dan Ibu
Tentu saja, anak akan lebih mudah memahami dan mengamalkan hukum jika dia melihat contoh real pada orangtuanya. Orangtua adalah guru dan orang terdekat bagi si anak yang harus menjadi panutan. Karenanya, orangtua dituntut untuk bekerja keras untuk memberikan contoh dalam memelihara ketaatan serta ketekunan dalam beribadah dan beramal salih. Insya Allah, dengan begitu, anak akan mudah diingatkan secara sukarela.
Keberhasilan mengajari anak dalam sebuah keluarga memerlukan kerjasama yang kompak antara ayah dan ibu. Jika ayah dan ibu masing-masing mempunyai target dan cara yang berbeda dalam mendidik anak, tentu anak akan bingung, bahkan mungkin akan memanfaatkan orangtua menjadi kambing hitam dalam kesalahan yang dilakukannya. Ambil contoh, anak yang mencari-cari alasan agar tidak shalat. Ayahnya memaksanya agar shalat, sementara ibunya malah membelanya. Dalam kondisi demikian, jangan salahkan anak jika dia mengatakan, “Kata ibu boleh nggak shalat kalau lagi sakit. Sekarang aku kan lagi batuk, nih…”
Peran Lingkungan, Keluarga, dan Masyarakat
Pendidikan yang diberikan oleh orangtua kepada anak belumlah cukup untuk mengantarkan si anak menjadi manusia yang berkepribadian Islam. Anak juga membutuhkan sosialisasi dengan lingkungan tempat dia beraktivitas, baik di sekolah, sekitar rumah, maupun masyarakat secara luas.
Di sisi inilah, lingkungan dan masyarakat memiliki peran penting dalam pendidikan anak. Masyarakat yang menganut nilai-nilai, aturan, dan pemikiran Islam, seperti yang dianut juga oleh sebuah keluarga Muslim, akan mampu mengantarkan si anak menjadi seorang Muslim sejati.
Potret masyarakat sekarang yang sangat dipengaruhi oleh nilai dan pemikiran materialisme, sekularisme, permisivisme, hedonisme, dan liberalisme merupakan tantangan besar bagi keluarga Muslim. Hal ini yang menjadikan si anak hidup dalam sebuah lingkungan yang membuatnya berada dalam posisi dilematis. Di satu sisi dia mendapatkan pengajaran Islam dari keluarga, namun di sisi lain anak bergaul dalam lingkungan yang sarat dengan nilai yang bertentangan dengan Islam.
Tarik-menarik pengaruh lingkungan dan keluarga akan mempengaruhi sosok pribadi anak. Untuk mengatasi persoalan ini, maka dakwah untuk mengubah sistem masyarakat yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam mutlak harus di lakukan. Hanya dengan itu akan muncul generasi Islam yang taat syariah. Insya Allah. []
BOX:
Sembilan Tips Mendidik Anak Taat Syariah
Tumbuhkan kecintaan pertama dan utama kepada Allah.
Ajak anak Anda mengidolakan pribadi Rasulullah.
Ajak anak Anda terbiasa menghapal, membaca, dan memahami al-Quran.
Tanamkan kebiasaan beramal untuk meraih surga dan kasih sayang Allah.
Siapkan reward (penghargaan) dan sakgsi yang mendidik untuk amal baik dan amal buruknya.
Yang terpenting, Anda menjadi teladan dalam beribadah dan beramal salih.
Ajarkan secara bertahap hukum-hukum syariah sebelum usia balig.
Ramaikan rumah, mushola, dan masjid di lingkungan Anda dengan kajian Islam, dimana Anda dan anak Anda berperan aktif.
Ajarkan anak bertanggung jawab terhadap kewajiban-kewajiban untuk dirinya, keluarganya, lingkungannya, dan dakwah Islam. []
Al Waie edisi 64
Entri ini dituliskan pada Februari 4, 2007 pada 1:33 am dan disimpan dalam Dunia Jundiku. . Anda bisa mengikuti setiap tanggapan atas artikel ini melalui RSS 2.0 pengumpan. Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri.
TUJUH KERUGIAN ORANG BAKHIL
TUJUH KERUGIAN ORANG BAKHIL
Abu Bakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu Anhu (RA) berkata : "Orang yang bakhil atau kikir tidak bisa terlepas dari salah satu tujuh perkara berikut :
1. Ketika ia mati, hartanya akan diwarisi oleh orang yang akan menghabiskan dan membelanjakannya untuk sesuatu yang tidak diperintahkan Allah;
2. Allah akan membangkitkan penguasa zhalim yang akan merenggut seluruh hartanya setelah menyiksanya terlebih dahulu.
3. Allah menggerakkan dirinya untuk menghabiskan harta bendanya.
4. Muncul ide pada dirinya untuk mendirikan bangunan di tempat yang rawan bencana, sehingga bangunan tersebut semua harta yang disimpan di dalamnya lalu ludes.
5. Dia ditimpa musibah yang dapat menghabiskan hartanya, seperti tenggelam, terbakar, mengalami pencurian, dan sebagainya.
6. Dia ditimpa penyakit kronis sehingga hartanya habis untuk berobat.
7. Dia menyimpan hartanya di sebuah tempat, kemudian ia lupa tempat itu, sehingga hartanya hilang."
Next: TUJUH GOLONGAN YANG AKAN BERNAUNG DI BAWAH ‘ARSY KELAK PADA HARI KIAMAT
Kamis, 25 Desember 2008
Selasa, 23 Desember 2008
anda tertarik jadi penggusaha?
Sabtu, 20 Desember 2008
Say Hello to SEX
Say Hello to SEX
Mei 20, 2007 oleh Evy
Sebelum memulai, kepada yang berpikiran picik dan parno dimohon untuk tidak meneruskan membaca.
Ih..ih…geuleh…jijay surijay, ngguilani, ngomong apaan sih? Ga mau denger ah…ya..ya.. memang berbicara tentang SEX sering dianggap tabu. Padahal sebaiknya pengetahuan SEX itu harus dimiliki, karena SEX adalah kebutuhan dasar atau Maslow Level satu yang tidak bisa dihindari seperti makan, minum, bernafas dll.
Tubuh makhluk hidup memang sudah di design sedemikian rupa oleh Sang Maha Pencipta, termasuk organ, hormon penunjang aktivitas SEX yang bagi manusia selain untuk meneruskan perkembangbiakan juga berguna untuk kesenangan hiburan yang….gleek, bahkan pengen ke Surga 70 ribu itupun UUPS (Ujung2nya pengen Sex).
Aku sempet speechless waktu anakku bertanya “Mom, I want to know where did I come from, did you guys having sex and kissing arround?” Waaks…apakah sebagai orangtua kita mengancam anak tutup mulut atau didiamkan saja sementara keinginan tahu itu akan terus berkecamuk di kepala mereka, lha untunge aku ini dokter yang punya buku anatomi jadi aku berusaha menjelaskan dengan bahasa yang bisa di pahami oleh anak2.
Menurutku pelajaran tentang sex itu sebaiknya memang di berikan sedini mungkin, tentunya berdasarkan level usia. Lebih mudah untuk mencintai dan menerima dan mempertanggung-jawabkan keadaan tubuh kita bila kita benar2 mengetahui seluk beluknya.
Pengetahuan tentang alat kelamin, sistem reproduksi, coitus, kerja hormon, mengerti apa, kenapa dan bagaimana horny itu dan cara pengendaliannya. Sex yang sehat itu seperti apa? Seni bercinta Kamasutra dsb, merupakan hal mendasar yang penting untuk di ketahui agar remaja, suami-suami maupun istri-istri mampu menjaga dirinya dari sex abuse dan memahami, mengendalikan serta menikmati aktivitas sexualnya.
Aku kasihan sama anak2 perempuan yang putus sekolah, disingkirkan dari pergaulan dan di hujat dan bahkan di cap ahli neraka karena hamil akibat “kecelakaan”, akibat ketidaktahuan pengendalikan sex, sementara anaknya di label “anak haram” (Ataghfirullah kok tega ya..?) apakah anak lain ada sertifikat halal dari MUI? Padahal banyak juga temen2nya yg ngatain itu mungkin juga having sex, cuman lebih pinter parahnya merasa dirinya suci yang penting masih perawan. Itu salah satu akibat kurang pendidikan SEX, sehingga penghargaan terhadap wanita hanya sekedar dari selembar selaput dara bahkan ada yang menganggapnya sebagai segel..halah. Di US ada sekolah khusus untuk anak2 yang sedang hamil, di Indonesia aborsi dan putus sekolah merupakan jalan keluar yg tidak sehat.
Bila hasrat sexual berdenyut2, tidur tak nyenyak makan tak enak, guling2, push up, sikap tobat kepala di bawah kaki diatas serta aktivitas fisik lain mapun puasa tidak bisa membantu sementara jalan penyaluran lain seperti masturbasi dianggap berdosa dan bisa menghitamkan jidat, jangan malu2 pergilah ke dokter dan konsultasikan, barangkali anda akan mendapat input cara mengontrol makanan maupun kegiatan untuk menjinakkan hasrat tersebut.
Solusi menikah, ehm…sebenernya menikah itu adalah suatu komitmen bersama untuk membangun masyarakat kecil, jadi bukan sekedar ajang penyaluran aktivitas sexual, bila memang sudah ada calon yang ikhlas lahir bathin, ya silahkan go ahead. Seperti dilingkungan kotaku ini rata2 mereka menikah umur 20-an saling bahu membahu kerja sambil kuliah. Tapi untuk mempunyai anak sebaiknya dipikirkan lebih jauh lagi, kita semua pernah jadi bayi meski tidak pernah minta di lahirkan, tentunya kita hadir kedunia bukan sekedar hasil horny dan ”ngecrot” ayah kita khan?
Diharapkan atau tidak di harapkan bayi itu kelak akan jadi manusia hidup seperti kita sekarang. Jadi poinnya adalah bila ingin punya anak harus benar2 bertanggsung jawab dan dipikirkan masa depan anak tersebut agar jadi manusia seutuhnya yang lahir karena cinta, dididik dengan cinta sehingga dirinya mempunyai kemampuan untuk mencintai baik kepada Penciptanya, dirinya sendiri serta lingkungan sekitarnya.
Jangan terlalu innocent, anda bisa menjadi mangsa Sex abusers yang sering memakai kata “CINTA” untuk membuat termehek-mehek atau berlagak menjadi teman curhat atau bahkan guru spiritual menawarkan solusi masalah anda. Jadi mari belajar SEX, karena SEX itu normal bukan porno, definisi porno menurutku adalah penyalahgunaan SEX baik aktivitas ataupun organ2nya untuk tujuan tertentu, bisnis atau perusakan moral misalnya. Menurut anda bagaimana?
Bila ingin tahu lebih jauh masalah SEX, silahkan tanya Cak Moki atau Dr. Boyke beliau-beliaulah yang lebih kompeten menjawabnya.
Hubungan SEX Pagi Hari Katanya Bikin Sehat
By eddyprasetyo | April 2, 2008
LONDON, MINGGU - Aktivitas seksual memang dapat dilakukan kapan dan di mana saja, meski kebanyakan orang mungkin lebih suka melakukannya di malam hari menjelang istirahat. Namun tak ada salahnya Anda mulai membiasakan ngeseks di pagi hari, karena aktivitas yang membakar kalori ini akan membuat tubuh Anda lebih sehat. Menurut penelitian para ahli di Universitas Queen di Belfast, ngeseks pada pagi hari akan membuat seluruh otot dalam tubuh Anda bekerja. Selain itu, jantung dan paru-paru Anda pun terlatih seperti halnya melakukan gerakan aerobik. Dalam selang satu jam, aktivitas seksual diyakini dapat membakar sekitar 300 kalori yang tersimpan pada tubuh.
¨Aktivitas yang teratur setidaknya tiga kali dalam seminggu akan membantu Anda menekan risiko serangan jantung dan stroke. Seks yang teratur juga memperbaiki sirkulasi darah dan menjaga tekanan darah,¨ ungkap hasil penelitian yang dimuat The Sun.
Sementara itu menurut riset yang dipublikasi jurnal New Scientist, manfaat lain dari seks yang teratur, minimal dua kali seminggu, akan menimbulkan efek penyembuhan dengan cara meningkatkan kadar IgA atau antibodi yang merupakan pertahanan primer tubuh.
Namun begitu, peneliti juga berpesan seks sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. Jika dilakukan lebih dari tiga kali dalam sepekan, seks dapat menurunkan daya tahan tubuh.
Lepaskan hormon
Sesaat sebelum mencapai orgasme, kadar hormon oksitosin yang mendatangkan efek nikmat akan meningkat. Dalam tubuh pun kemudian akan mengalir hormon endorfin yang merupakan penanda kepuasan seks yang secara alami juga dapat berfungsi sebagai pereda rasa sakit, termasuk untuk mengatasi sejumlah masalah mulai dari artritis hingga migren.
Dengan seks, seseorang juga dapat mengatasi problem stres karena tubuh akan terpicu untuk memproduksi hormon kortisol. Aktivitasnya yang bersifat membakar kalori pun dapat menjaga bobot tubuh sekaligus menekan risiko diabetes.
Orgasme juga akan memacu pelepasan hormon estrogen yang dapat mengatasi para wanita dari rasa sakit akibat premenstrual syndrome (PMS). Para ahli di Yale School of Medicine percaya, hal ini pun mampu mencegah endometrosis atau suatu keadaan di mana jaringan yang hanya ada dalam rahim, dapat ditemukan di bagian lain dalam tubuh. Keadaan ini menimbulkan rasa nyeri, terutama pada saat haid dan dapat menyebabkan infertilitas (mandul).
Manfaat lain yang tak kalah penting adalah aktivitas seks juga bisa mendorong produksi testosteron. Hormon ini berkaitan dengan tulang dan otot yang kuat sehingga menghindarkan seseorang dari keropos tulang.
AC
Sumber Berita dan Gambar : Dari Sini
10 Responses to “Hubungan SEX Pagi Hari Katanya Bikin Sehat”

Hebat sex, hasrat kuat, tubuh sehat
By masbedjoIngin mencapai kehidupan sex dan asmara yang lebih baik? hasrat terpenuhi? tubuh jadi sehat…. Kalau begitu, jaga baik-baik kesehatan tubuh dan pikiran agar Anda dapat menikmati kehidupan sex yang indah dan maksimal.
Jika selama ini Anda belum menemukan alasan yang tepat untuk menjalani gaya hidup yang sehat, mungkin alasan yang satu ini bisa menggugah Anda. Menurut hasil beberapa penelitian terakhir gaya hidup yang bisa meningkatkan kualitas kesehatan, baik secara fisik maupun mental, bisa meningkatkan kualitas kehidupan seks Anda. Jika Anda merasa nyaman dan puas dengan diri sendiri, Anda memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk merasa puas dengan kehidupan sex dan rumah tangga. Lalu, gaya hidup macam apa yang bisa meningkatkan kualitas kesehatan (dan kemudian bisa meningkatkan kualitas kehidupan sex Anda)? Inilah beberapa di antaranya.
1. Makan Dengan Benar
Fakta bahwa kesehatan berhubungan erat dengan aktivitas sex memang tampak intuitif. Siapa yang bisa menikmati hubungan sex ketika sedang menderita flu, demam, atau radang tenggorokan? Siapa yang tak tahu bahwa diabetes bisa menyebabkan seorang pria mengalami impotensi (dan dengan begitu kehilangan kemampuan untuk melakukan hubungan sex)? Siapa yang tak sadar bahwa bagi para penderita penyakit jantung, aktivitas hubungan sex bisa menjadi sesuatu yang mematikan? Tetapi, siapa yang pernah benar-benar peduli dengan kenyataan-kenyataan yang sifatnya intuitif tersebut? Hasil-hasil penelitian memang tak berhasil menemukan hubungan langsung antara pola makan tertentu dengan kinerja seseorang di ranjang.
Tetapi, pola makan yang tidak sehat bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang pada akhirnya akan mengganggu kehidupan sex Anda. Karena itu, walau hubungannya tak langsung, perhatikan pola makan Anda dan pasangan dengan benar jika ingin kehidupan sex Anda berdua tak terganggu oleh gangguan kesehatan. Lalu, ada lagi masalah penampilan yang berhubungan dengan pola makan. Banyak orang yang cenderung memiliki masalah obesitas, sehingga bentuk tubuh mereka menjadi tak ideal. Kondisi ini, pada beberapa orang, bisa menjadi kendala untuk bisa menikmati hubungan sex.
2. Olah Raga Teratur
Aktivitas fisik merupakan Viagra alami bagi tubuh, demikian bunyi salah satu pernyataan dari American Council on Exercise (ACE). Pria dan wanita yang berolahraga secara teratur umumnya memiliki hasrat sex yang tinggi. Selain itu, olah raga teratur juga membuat seseorang memiliki rasa percaya diri yang lebih baik, kemungkinan mencapai orgasme yang lebih besar, dan kemampuan untuk merasakan kepuasan seksual yang lebih mendalam.
Jika hal-hal di atas tak terlalu bisa meyakinkan Anda akan manfaat olah raga, coba simak hasil penelitian ini: ada korelasi positif antara ukuran perut seorang pria dengan kemungkinan ia menderita disfungsi ereksi. Artinya, menurut penelitian tersebut, makin besar lingkar pinggang pria, makin besar kemungkinannya ia bakal menderita disfungsi ereksi. Sebabnya, kata para peneliti, pria yang memiliki lingkar pinggang yang besar memiliki kemungkinan yang besar pula akan menderita gangguan jantung. Dan, penelitian lain juga berhasil menunjukkan bahwa olah raga teratur bisa mengatasi masalah-masalah disfungsi seksual, seperti disfungsi ereksi pada pria atau libido yang rendah pada pria dan wanita. Karena itu, ajaklah pasangan Anda melakukan olah raga teratur mulai sekarang.
3. Tidur Cukup
Untuk kebanyakan orang, aktivitas ranjang yang hot membutuhkan energi dan mood (suasana hati) yang tepat. Kedua elemen penting tersebut bisa sama sekali absen jika Anda (atau pasangan) sedang dalam keadaan mengantuk atau lelah. Walau menurut beberapa penelitian tak ada hubungan langsung antara pola tidur dengan kemampuan seksual seseorang, penelitian dari National Sleep Foundation di Amerika menunjukkan bahwa suasana hati seseorang sangat terpengaruh oleh kebiasaan tidurnya. Kekurangan tidur bisa menimbulkan suasana hati yang negatif dan sebaliknya.
Penelitian tersebut juga mengungkapkan para responden yang tidur kurang dari enam jam per hari sering merasa lelah, lebih mudah stres, sering merasa sedih, dan lebih mudah marah dibanding responden yang tidur cukup (sekitar delapan jam per hari). Sedangkan para responden yang cukup tidur menyatakan mereka merasa penuh semangat, santai, dan merasa gembira. Tetapi, itu belum semua. Penelitian-penelitian mengenai pola tidur menemukan beberapa fakta yang menarik tentang dampak kurang tidur, seperti menurunnya kemampuan metabolisme tubuh dan lebih rentan terhadap gangguan hormonal yang bisa mengakibatkan penyakit diabetes dan gangguan jantung.
Salah satu pakar masalah tidur, Russel Rosenberg, PhD, bahkan berani menunjukkan hubungan langsung antara pola tidur dengan kinerja sex seseorang berdasarkan catatan-catatan para pasiennya yang menderita masalah tidur. Menurut Rosenberg, para pasien yang menderita kekurangan tidur kronis sering mengeluh kelelahan (sehingga secara fisik tak mampu melakukan aktivitas seksual) dan memiliki hasrat seksual yang rendah. Jadi, pastikan Anda berdua cukup tidur setelah melakukan aktivitas ranjang (yang tak berhubungan dengan tidur).
4. Santai
Tahukah Anda, otak merupakan organ seksual yang paling penting (jadi bukan hanya “properti” Anda yang paling penting). Tanpa otak, “properti” Anda tak akan bisa melakukan fungsinya sebagai organ seksual sama sekali. Bahkan, peran otak bisa lebih besar lagi. Pikiran kita, yang sebagian terdiri dari belief (hal-hal yang kita anggap sebagai benar) adalah elemen penting yang memungkinkan makanan yang dianggap pembangkit gairah bisa benarbenar meningkatkan gairah, walau hasil penelitian tak menunjukkan hal tersebut. Sekadar ilustrasi, pernah ada penelitian yang menunjukkan beberapa pasien penderita kanker yang sembuh total walau sebenarnya ia hanya mengonsumsi plasebo (plasebo adalah “obat palsu” yang seluruhnya terbuat dari tepung atau substansi netral lain tanpa kandungan kimia sama sekali). Hal tersebut bisa terjadi karena si pasien percaya bahwa ia meminum obat yang amat manjur untuk menyembuhkan penyakitnya.
Otak pula yang berperan besar pada seseorang ketika ia merasa percaya diri karena memiliki bentuk tubuh yang bagus. Dan, sebaliknya, otak pula yang bisa menyebabkan Anda merasa minder karena merasa kegemukan. Ketika Anda tidur cukup, otak juga yang merasa gembira dan penuh semangat. Dan, akhirnya, otaklah yang memungkinkan kita memiliki fantasi seksual, mengingat bagian-bagian tubuh kita yang terasa nikmat bila disentuh, dan yang memungkinkan kita fokus dan menikmati sensasi-sensasi saat melakukan aktivitas sex.
Karena itu, syarat paling utama untuk dapat menikmati seks secara optimal adalah menjaga kondisi pikiran Anda. Caranya? Bersikaplah santai dan lupakan hal-hal yang tak relevan pada situasi tertentu, Misalnya, lupakan pikiran tentang kantor, sikap atasan, pekerjaan yang menumpuk, dan sebagainya, ketika Anda sampai di rumah (apalagi ketika Anda sedang bersiap-siap melakukan hubungan intim dengan pasangan). Seks membutuhkan sikap santai dan waktu. Jika memikirkan masalah yang Anda hadapi hari itu pada saat berhubungan sex, dijamin kepuasan sex tak akan Anda rasakan. Bagi wanita, pikiran yang membebani dan stres merupakan jaminan pasti absennya orgasme.
(permisi ya boz...)
diambil dr sebagian http://www.astaga.com/hidup-gaya/ This entry was posted on October 6, 2007 at 10:28 pm and is filed under Sehat. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
METODE RAHASIA YANG SANGAT POWERFULL
Tingkat impotensi sangat bervariasi mulai dari ringan sampai berat, dikalangan medis lebih dikenal dengan Disfungsi Ereksi (DE), sedangkan impotensi adalah tingkat gangguan yang sangat berat, artinya hampir tak mempunyai kemampuan sama sekali untuk ereksi.
Tips kuat sex dengan penis besar, panjang dan sehat
Baru : METODE RAHASIA YANG SANGAT POWERFULL ! Tips kuat berhubungan sex dengan penis besar, panjang dan sehat, untuk pria dewasa. Menjadikan Anda kuat berhubungan sex berkali-kali dengan penis sehat dan besar hingga 1-6 cm. Teknik ini dilengkapi dengan ratusan foto dan video latihan yang tidak akan anda dapatkan di situs manapun. DokterPenis.com mengungkap rahasia penis untuk anda. Metode rahasia sex terbesar & terlengkap yang pernah ada di Indonesia, mulailah dengan hidup yang baru dan bersiaplah menjadi pria impian setiap wanita. Hanya dengan tehnik sederhana dengan metode yang telah didesign khusus menggunakan media tangan anda sendiri (tanpa alat, tanpa obat-obatan) beberapa menit per hari dalam beberapa minggu akan membuat penis anda lebih besar, lebih tebal, lebih keras, lebih tahan lama dan lebih sehat serta yang paling penting adalah hasil yang permanent. Buktikan !
100 % Aman
Metode alami tanpa obat-obatan. Ingin memuaskan pasangan dengan cara aman & 100% alami ? Buatlah pasangan anda ketagihan dan multi orgasme ! Metode yang tidak akan anda dapatkan di situs manapun.
Stop Ejakulasi Dini !
Sudah puaskah anda dengan hubungan sex selama ini ? Lalu bagaimana dengan istri anda ? Temukan cara menambah ukuran penis 1 s/d 6 cm dan kuat melakukan hubungan sex berkali-kali dengan teknik terbaru dan terlengkap, tidak ada di situs manapun. Dilengkapi dengan ratusan FOTO latihan & puluhan VIDEO latihan yang tidak akan anda dapatkan di situs manapun. Bersiaplah menjadi pria idaman setiap wanita. Ayo tunggu apalagi, segera pesan sekarang juga!
Situs ini adalah situs kesehatan pria dewasa. Bukan situs pornografi. Isi website ini (text, gambar & video) bukanlah ditujukan untuk pornografi namun berisi metode alami, artikel sex serta materi kesehatan ilmiah penis. Jika pornografi adalah tujuan anda maka maaf anda berada di tempat yang salah.
Monday, 10 November 2008 04:11
st1\:*{behavior:url(#ieooui) }
Surat wasiat Imam Samudra beredar saat pemakaman. Isinya, mengajak Muslim mengazzamkan mati syahid melawan setan akbar, Amerika dan Yahudi. Juga mengajak menjaga amalan sunnah dan tahajjud
v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);}
Hidayatullah.com--"Saudara, aku wasiatkan kepada antum dan seluruh umat Islam yang telah mengazzamkan dirinya kepada jihad dan mati syahid untuk terus berjihad dan bertempur melawan setan akbar, Amerika dan Yahudi laknat.
Saudaraku, jagalah selalu amalan wajib dan sunnah harian antum semua. Sebab dengan itulah kita berjihad dan sebab itulah kita mendapat rizki mati syahid. Janganlah anggap remeh amalan sunnah akhi, sebab itulah yang akan menyelamatkan kita semua dari bahaya futur dan malas hati.
”Saudaraku, jagalah salat malammu kepada Allah Azza Wajalla. Selalulah isi malam-malammu sujud kepada-Nya dan pasrahkan diri antum semua sepenuhnya kepada kekuasaannya. Ingatlah saudaraku, tiada kemenangan melainkan dari Allah semata.”
”Kepada antum semua yang telah mengikrarkan dirinya untuk bertempur habis-habisan melawan anjing-anjing kekafiran, ingatlah perang belum usai. Janganlah takut cercaan orang-orang yang suka mencela, sebab Allah di belakang kita. Janganlah kalian bedakan antara sipil kafir dengan tentara kafir, sebab yang ada dalam Islam hanyalah dua, adalah Islam atau kafir.”
Dalam tulisan lain, Imam juga mengajak kaum Muslim menjadi “penjagal” kaum kafir. ” Bercita-citalah menjadi penjagal orang-orang kafir. Didiklah anak cucu antum semua menjadi penjagal dan teroris bagi seluruh orang-orang kafir,” katanya.
“Sungguh saudaraku, predikat itu lebih baik bagi kita daripada predikat seorang muslim, tetapi tidak peduli dengan darah saudaranya yang dibantai oleh kafirin laknat. Sungguh gelar teroris itu lebih mulia daripada gelar ulama. Namun mereka justru menjadi penjaga benteng kekafiran." [cha/www.hidayatullah.com]
April 2nd, 2008 at 5:46 am
Ngomong-ngomong dah di coba pa belum? Saya tunggu eksperimennya.
April 2nd, 2008 at 3:52 pm
Setuju mas, apalagi kalo dilakukan pagi hari setelah sholat subuh berjamaah. Wuih, terasa betul lah yg namanya nikmat Alloh yg satu ini. Nyesel, kenapa gak dari dulu… hihihi…
April 2nd, 2008 at 9:02 pm
Memang benar keadaannya seperti itu, ternyata mas eddy tertarik juga ya
cuman kalau boleh saran, rencanakan kalau mau berhubungan sex dipagi hari karena kalau kita tidak mendapatkan istirahat yang cukup dimalam harinya hubungan sex dipagi hari malah akan menyebabkan kondisi badan tidak prima saat beraktifitas. sebaiknya istirahat yang cukup dan tidak begadang pada malam hari sebelum keesokan paginya melakukan hubungan sex. Ide untuk memposting artikel ini sangat berguna untuk orang lain, sukses ya mas 
April 2nd, 2008 at 9:41 pm
Pertanyaan Mas Pudi Inetristi sudah terjawab sama mas deni dan mas dokter gigi hehehehehe….mantap…hayuuk atuh bereksperimen bersama…tapi dengan pasangan masing2…halah !
April 3rd, 2008 at 10:30 am
Itu pagi harinya jam berapa mas ? *pura-pura nggak tahu*
Apa yang dikatakan para ahli di Yale itu sangat2 tidak terbukti !
April 3rd, 2008 at 12:12 pm
belum menikah, hu…hu… baru putus lag masih cari yang baru
April 3rd, 2008 at 12:51 pm
oh gitu yah?

April 3rd, 2008 at 1:35 pm
sehat sih sehat buat yang dah nikah, buat yang masih pacaran ya klenger digebukin camer hua ha ha… mas ed…. long distance relationship niiihhh….
April 3rd, 2008 at 3:52 pm
ngakak baca komennya mbak ani

April 28th, 2008 at 12:34 am
Betul mas, aktivitas sex di pagi hari bisa bikin sehat, terutama dengan pasangan resmi, yang nggak sehat itu dengan pasangan nggak resmi